Bagaimana cara pasang relay kipas radiator mobil yang benar? Sistem pendinginan mesin memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga suhu kerja mesin agar tetap stabil dan tidak mengalami overheat. Salah satu komponen utama dalam sistem ini adalah kipas radiator, yang berfungsi membantu membuang panas dari cairan pendingin di dalam radiator ke udara sekitar. Agar kipas radiator dapat bekerja secara optimal, diperlukan rangkaian kelistrikan yang kuat, aman, dan stabil. Di sinilah peran relay kipas radiator mobilmenjadi sangat penting.
Pada kendaraan modern, kipas radiator umumnya sudah menggunakan electric fan yang dikendalikan secara otomatis melalui thermo switch atau ECU. Namun, pada beberapa kendaraan lama atau hasil modifikasi, sistem kelistrikan kipas radiator sering kali masih sederhana dan belum dilengkapi relay. Kondisi ini dapat menyebabkan arus listrik terlalu besar melewati sakelar atau sensor, sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan, panas berlebih pada kabel, bahkan korsleting.
Dengan memasang relay pada kipas radiator mobil, aliran arus listrik ke motor kipas menjadi lebih terkontrol dan efisien. Relay bekerja sebagai saklar otomatis yang memungkinkan kipas mendapatkan suplai arus besar langsung dari aki, sementara arus kecil hanya digunakan sebagai pemicu. Selain membuat kerja kipas lebih optimal, penggunaan relay juga meningkatkan keamanan sistem kelistrikan kendaraan secara keseluruhan.
Oleh karena itu, memahami cara pasang relay kipas radiator mobil yang benar sangat penting, terutama bagi pemilik kendaraan yang menggunakan extra fan elektrik atau melakukan modifikasi sistem pendinginan. Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai fungsi relay, prinsip kerjanya, komponen yang dibutuhkan, serta langkah-langkah atau cara pasang relay kipas radiator mobil agar sistem pendinginan mesin bekerja maksimal dan lebih awet.

Pengertian Relay
Relay pada dasarnya adalah saklar listrik otomatis yang berfungsi mengalirkan arus listrik ke komponen tertentu, seperti kipas radiator, dengan menggunakan arus pemicu yang lebih kecil. Dengan relay, arus besar tidak langsung melewati saklar atau sensor, sehingga sistem kelistrikan menjadi lebih awet dan aman.
Cara Kerja Relay Mobil
Sebelum memahami bagaimana cara pasang relay kipas radiator mobil maka perlu mendalami bagaimana cara kerja dari relay. Relay umumnya memiliki beberapa terminal, yaitu 30, 85, 86, dan 87 (atau 87B). Terminal 85 dan 86 merupakan kumparan (coil) yang terbuat dari lilitan kawat tembaga halus. Panjang lilitan kawat ini bisa mencapai beberapa meter dengan hambatan sekitar 70–80 ohm.
Saat terminal 85 dan 86 dialiri arus dari aki (positif dan negatif), akan timbul medan magnet pada kumparan relay. Medan magnet ini akan menarik pelat kontak sehingga terminal 30 terhubung dengan 87, dan arus listrik mengalir ke beban, dalam hal ini kipas radiator. Posisi terminal 85 dan 86 dapat dipasang terbalik tanpa memengaruhi kinerja relay.
Ketika arus pada kumparan diputus, medan magnet akan hilang dan hubungan antara terminal 30 dan 87 terputus kembali.
Komponen Rangkaian Kipas Radiator Mobil
Secara umum, sistem penggerak kipas radiator terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. Kipas Mekanis (Visco Fan)
Kipas ini terhubung langsung dengan water pump dan digerakkan oleh V-belt melalui pulley crankshaft. Putaran kipas mengikuti putaran mesin dan bekerja terus-menerus.
2. Kipas Elektrik (Electric Fan)
Sebagian besar kendaraan modern saat ini sudah menggunakan electric fan. Beberapa keunggulan electric fan dibanding kipas mekanis antara lain:
-
Mesin tidak terasa berat atau bising saat putaran tinggi
-
Beban kerja water pump lebih ringan karena tidak menggerakkan kipas
-
Kipas hanya bekerja saat suhu mesin meningkat
-
Putaran kipas lebih stabil karena digerakkan motor listrik
Untuk kendaraan lama yang masih menggunakan kipas mekanis, penggunaan electric fan bisa menjadi solusi yang lebih efisien dan mudah dimodifikasi.
Komponen utama dalam rangkaian electric fan radiator meliputi:
-
Electric fan sebagai pembuang panas
-
Thermo switch, berfungsi sebagai sensor suhu sekaligus saklar otomatis kipas
-
Relay, umumnya menggunakan relay 4 kaki dengan kualitas baik
-
Dudukan atau adapter thermo switch
Komponen yang Dibutuhkan
Sebelum melakukan proses cara pasang relay kipas radiator mobil, siapkan beberapa komponen berikut:
-
Electric fan radiator
-
Relay 4 kaki (disarankan kualitas baik)
-
Thermo switch sebagai sensor suhu
-
Dudukan atau adapter thermo switch
-
Kabel, soket, dan sekring
-
Bracket atau dudukan kipas
Cara Pasang Relay Kipas Radiator Mobil dengan Benar
Untuk memperkuat rangkaian kelistrikan pada kipas radiator mobil, diperlukan penambahan komponen pendukung berupa relay. Penggunaan relay bertujuan agar arus listrik yang mengalir ke kipas radiator lebih stabil, aman, dan tidak membebani sakelar utama. Lalu, bagaimana sebenarnya cara pasang relay kipas radiator mobil yang benar?
Kipas radiator memiliki peranan sangat penting dalam sistem pendinginan mesin. Komponen ini berfungsi membuang panas dari radiator ke udara sekitar ruang mesin sehingga suhu mesin tetap berada dalam batas normal. Namun perlu diketahui, pemasangan relay kipas radiator umumnya hanya diterapkan pada extra fan elektrik (electric fan), bukan pada kipas mekanis.
Untuk memahami lebih jelas mengenai fungsi relay dan cara pasang relay kipas radiator mobil, simak penjelasan berikut ini.
1. Melepas Kipas Lama
Lepas kipas mekanis yang terhubung dengan water pump. Pulley water pump tetap dipasang agar sistem tetap bekerja normal.
2. Memasang Electric Fan
Pasang electric fan pada radiator menggunakan bracket yang disesuaikan dengan ukuran radiator. Pastikan posisi kipas tidak mengganggu komponen lain.
3. Memasang Thermo Switch
Pasang thermo switch pada selang radiator menggunakan adapter. Disarankan pemasangan pada selang bawah radiator agar pembacaan suhu lebih stabil.
4. Merangkai Relay dan Kelistrikan
Rangkaian dasar pemasangan relay kipas radiator adalah sebagai berikut:
-
Terminal 30 relay → langsung ke aki melalui sekring
-
Terminal 87 relay → ke motor kipas radiator
-
Terminal 85 relay → ke thermo switch
-
Terminal 86 relay → ke massa atau arus dari kunci kontak
Rangkaian ini umum digunakan untuk electric fan single speed.
5. Pengujian Sistem
Hidupkan mesin dan perhatikan kerja kipas radiator. Kipas harus menyala saat suhu mesin meningkat dan mati kembali saat suhu normal.
Kesimpulan
Pemasangan relay pada kipas radiator mobil sangat penting untuk menunjang sistem pendinginan mesin yang aman dan optimal. Dengan relay, aliran arus listrik ke motor kipas menjadi lebih stabil dan tidak membebani komponen lain. Memahami cara pasang relay kipas radiator mobil dengan benar akan membantu mencegah overheat, meningkatkan performa pendinginan, serta memperpanjang usia komponen kendaraan.
Semoga artikel ini dapat menjadi panduan bermanfaat bagi Anda yang ingin melakukan perawatan atau modifikasi sistem pendinginan mobil.
Join the discussion