Apa Fungsi Dari Angker Pada Motor Starter: 5 Peran & Kerja

Apa Fungsi Dari Angker Pada Motor Starter: 5 Peran & Kerja

Apa fungsi dari angker pada motor starter? Motor starter adalah komponen kritis dalam sistem penggerak mesin kendaraan, yang bertanggung jawab untuk memulai putaran mesin. Salah satu bagian utama dari motor starter adalah angker.

Angker merupakan elemen yang memainkan peran sentral dalam menyalakan mesin dan memastikan kelancaran operasional kendaraan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi apa fungsi dari angker pada motor starter dan mengapa perannya sangat penting dalam proses starter.

apa fungsi dari angker pada motor starter

Apa Itu Angker pada Motor Starter?

Apa fungsi dari angker pada motor starter adalah komponen mekanis yang berputar di dalam motor starter kendaraan. Angker ini biasanya terhubung dengan kopling atau mekanisme serupa, seperti overrunning clutch atau Bendix drive, yang memungkinkan transfer daya dari motor starter ke mesin kendaraan selama proses starter. Fungsi utama angker adalah memberikan torsi awal yang diperlukan untuk memutar flywheel mesin, yang kemudian memicu proses starter dan menghidupkan mesin kendaraan.

Angker berperan dalam menyediakan torsi awal yang diperlukan untuk mengatasi inersia dan hambatan mesin yang sedang dingin atau berhenti. Ini membantu memulai putaran mesin dan memicu pembakaran bahan bakar. Angker biasanya terhubung dengan kopling atau mekanisme overrunning clutch. Kopling ini memungkinkan angker untuk terhubung dengan flywheel mesin selama proses starter, dan kemudian memutuskan koneksi setelah mesin mencapai kecepatan yang cukup.

Baca Juga:  Diameter Piston Supra X 125: Ukuran & Ulasan

Angker umumnya terbuat dari material yang kuat dan tahan aus, seperti baja paduan. Konstruksinya dirancang untuk menahan tekanan dan torsi yang dihasilkan selama operasi motor starter.

Apa Fungsi Dari Angker Pada Motor Starter

Terkait apa fungsi dari angker pada motor starter memiliki peran penting dan tak tergantikan di motor starter yaitu:

1. Memberikan Torsi Awal

Angker berputar ketika motor starter diaktifkan, memberikan torsi awal yang diperlukan untuk mengatasi hambatan dan menggerakkan flywheel mesin. Ini sangat penting saat mesin dingin atau berhenti.

2. Menghubungkan Motor Starter dengan Mesin

Angker terhubung dengan kopling atau mekanisme serupa, sehingga memungkinkan transfer energi dari motor starter ke mesin. Ini membuat motor starter dan mesin saling terhubung selama proses starter.

3. Mengoptimalkan Putaran Mesin

Dengan memberikan torsi yang sesuai, angker membantu mengoptimalkan putaran mesin selama proses starter. Ini penting agar mesin dapat mencapai kecepatan yang cukup untuk memicu proses pembakaran.

4. Adaptasi Terhadap Kecepatan Mesin

Angker di rancang untuk berputar pada kecepatan yang dapat di sesuaikan dengan kondisi mesin pada saat starter di aktifkan. Ini memastikan kesejajaran antara angker dan flywheel.

5. Pemutusan Koneksi Setelah Mesin Hidup

Saat mesin mencapai kecepatan yang cukup, angker memicu pemutusan koneksi antara motor starter dan mesin. Hal ini melibatkan pelepasan kopling atau mekanisme serupa, mencegah motor starter dari putaran berlebihan.

Baca Juga:  Akibat Sensor TPS Rusak: 12 Dampak, Fungsi, Dan Pengecekan

Cara Kerja Angker Motor Starter

Setelah memahami apa fungsi dari angker pada motor starter, maka perlu diketahui pula cara kerjanya. Cara kerja angker pada motor starter melibatkan serangkaian langkah yang terjadi saat kunci kontak di aktifkan hingga mesin kendaraan berhasil di hidupkan. Berikut adalah langkah-langkah umum cara kerja angker motor starter:

1. Aktivasi Kunci Kontak

Proses di mulai saat pengemudi mengaktifkan kunci kontak ke posisi “start”. Ini mengirimkan sinyal listrik ke solenoid starter.

2. Aktivasi Solenoid Starter

Solenoid starter adalah sakelar elektromagnetik yang berfungsi sebagai pemutus dan penyambung arus listrik antara baterai dan motor starter. Saat solenoid di aktifkan, itu menarik plunger atau tuasnya.

3. Koneksi Listrik

Ketika plunger solenoid di tarik, itu menciptakan koneksi listrik yang langsung antara baterai dan motor starter. Ini memungkinkan arus listrik mengalir ke motor starter.

4. Rotasi Motor Starter

Arus listrik yang mencapai motor starter memicu rotasi angker motor starter. Angker ini terhubung dengan kopling atau mekanisme serupa, seperti overrunning clutch, yang memungkinkan transfer daya ke flywheel mesin.

5. Transfer Torsi ke Flywheel

Angker memberikan torsi awal yang di butuhkan untuk memutar flywheel mesin. Ini membantu mengatasi inersia dan hambatan saat mesin masih dingin atau berhenti.

6. Menghidupkan Mesin

Rotasi flywheel memicu proses starter yang selanjutnya menghidupkan mesin kendaraan. Pembakaran bahan bakar di mulai, dan mesin berjalan dengan sendirinya.

Baca Juga:  Penyebab Persneling Mobil Keras: 11 Faktor & Ulasan

7. Pemutusan Koneksi Otomatis

Saat mesin mencapai kecepatan yang cukup, mekanisme kopling atau overrunning clutch di antara angker dan flywheel memutuskan koneksi. Ini mencegah motor starter dari putaran berlebihan.

8. Solenoide Starter Melepaskan Koneksi

Setelah mesin hidup, solenoid starter secara otomatis melepaskan plunger atau tuasnya. Ini memutuskan koneksi listrik antara baterai dan motor starter.

Kesimpulan

Apa fungsi dari angker pada motor starter memiliki peran yang krusial dalam menjaga kelancaran proses starter dan mengoptimalkan kinerja mesin kendaraan. Dengan memahami fungsi utama angker, kita dapat menghargai pentingnya komponen ini dalam sistem penggerak kendaraan modern. Keandalan angker berkontribusi pada kemudahan pengemudi dalam memulai mesin kendaraan dengan efisien dan efektif.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *