Cara Kerja Gigi Mundur: Penjelasan Lengkap dan Mudah Dipahami

cara kerja gigi mundur

Bagaimana cara kerja gigi mundur? Dalam sistem transmisi mobil, terdapat berbagai tingkat percepatan, termasuk gigi mundur. Cara kerja gigi mundur pada dasarnya serupa dengan percepatan lainnya, hanya berbeda pada arah putarannya.

Pada transmisi manual, prinsip kerjanya cukup sederhana. Ketika tuas transmisi digerakkan ke posisi gigi tertentu, maka komponen seperti shift linkage, shift fork, dan gigi synchroniser akan bergerak untuk memulai proses transmisi.

Saat gigi synchroniser berpindah ke salah satu gigi, maka gigi tersebut akan terhubung dengan poros output. Putaran dari poros input diteruskan melalui counter gear ke gigi yang dipilih, lalu ke gigi synchroniser, dan akhirnya sampai ke poros output.

Dengan proses tersebut, tenaga dari mesin melalui poros input dapat dialirkan ke poros output. Hal ini juga berlaku pada gigi mundur. Untuk memahami lebih lanjut, berikut penjelasan mendalam tentang cara kerja gigi mundur pada mobil.

cara kerja gigi mundur

Pengertian Transmisi Manual

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara kerja gigi mundur, penting untuk mengetahui pengertian dari transmisi manual. Transmisi manual adalah sistem persneling yang memungkinkan pengemudi memilih rasio gigi yang berbeda, sehingga kendaraan dapat bergerak sesuai kebutuhan.

Rasio gigi yang rendah menghasilkan torsi lebih besar namun dengan kecepatan yang lebih rendah. Sebaliknya, rasio gigi tinggi memberikan kecepatan lebih besar tetapi dengan torsi yang lebih kecil.

Baca Juga:  Berapa Lama Air Radiator Mobil Habis? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Umumnya, transmisi manual terdiri dari tiga poros: poros input, poros countershaft, dan poros output. Masing-masing poros memiliki roda gigi dengan ukuran berbeda yang saling terhubung. Poros input terhubung ke mesin melalui kopling, sementara poros countershaft terhubung ke poros input dan memiliki sejumlah roda gigi. Poros output meneruskan tenaga ke roda melalui poros pendorong.

Gigi mundur sendiri biasanya terletak pada poros keempat dan memiliki arah rotasi yang berlawanan dari gigi-gigi lainnya.

Prinsip Dan Konsep Dasar Cara Kerja Gigi Mundur

Gigi mundur (reverse gear) adalah salah satu posisi dalam sistem transmisi kendaraan yang memungkinkan mobil bergerak ke arah berlawanan atau mundur. Fitur ini sangat penting untuk manuver saat parkir atau berbalik arah di ruang sempit. Cara kerja gigi mundur yaitu:

1. Konsep Gigi Mundur

Pada kendaraan dengan transmisi manual, cara kerja gigi mundur menggunakan prinsip perbandingan gigi (gigi ratio) seperti gigi percepatan lainnya. Tujuan dari sistem ini adalah untuk menghasilkan momen torsi yang sesuai dengan beban kendaraan saat berjalan mundur.

Mobil dengan transmisi manual bekerja berdasarkan pengaturan rasio roda gigi untuk menyesuaikan torsi dan kecepatan. Misalnya, saat kendaraan menanjak, dibutuhkan torsi lebih besar, yang diperoleh dengan menurunkan kecepatan putaran melalui rasio gigi.

Secara umum, cara kerja transmisi manual dibedakan menjadi tiga jenis: sliding mesh, synchromesh, dan constant mesh.

Baca Juga:  Ciri Ciri Kiprok Rusak: 14 Gejala, Penyebab, Dan Perbaikan

2. Proses Kerja Gigi Mundur

Secara teknis, cara kerja gigi mundur mirip dengan gigi percepatan lainnya, hanya saja arah putaran output shaft berbeda. Jika gigi percepatan lain mengikuti arah putar input shaft, maka pada gigi mundur arah output shaft justru berlawanan.

Untuk mewujudkan hal ini, dalam cara kerja reverse gear ditambahkan satu roda gigi tambahan antara roda gigi percepatan dan output. Roda gigi ini disebut reverse idle gear, dan berfungsi untuk membalik arah putaran.

Dengan demikian, kendaraan dapat berjalan mundur karena arah putaran output shaft berlawanan dengan input shaft.

3. Aliran Kerja Gigi Mundur

Saat tuas transmisi diposisikan pada huruf “R”, cara kerja gigi mundur dimulai dengan penggerakan tuas dan shift fork yang menghubungkan gigi synchroniser dengan gigi R.

Antara gigi R dan counter gear, dipasang gigi pembalik yang disebut reverse idle gear. Keberadaan gigi ini menyebabkan poros output berputar berlawanan arah dengan poros input, sehingga kendaraan bisa bergerak mundur.

Komponen Utama Gigi Mundur

Terdapat beberapa bagian atau komponen yang menunjang cara kerja reverse gear di antaranya yaitu:

  1. Input Shaft – Poros yang menerima tenaga dari mesin.
  2. Counter Shaft – Poros antara yang meneruskan tenaga dari input ke gigi transmisi.
  3. Output Shaft – Poros yang menggerakkan roda melalui gardan.
  4. Reverse Idler Gear – Roda gigi tambahan yang membalik arah putaran.
  5. Shift Fork dan Shift Rail – Komponen pemindah gigi yang menggerakkan gigi mundur.
Baca Juga:  Cara Pasang Piston Motor 4 Tak yang Benar! Panduan Lengkap Aman Tanpa Ngebul

Cara Kerja Gigi Mundur

Dalam transmisi manual, gigi mundur bekerja dengan menambahkan satu roda gigi perantara yang disebut idler gear. Gigi ini berfungsi membalik arah putaran output shaft.

Langkah kerjanya sebagai berikut:

  1. Ketika tuas transmisi dipindahkan ke posisi mundur, reverse idler gear digerakkan hingga menyambung antara gigi pada counter shaft dan gigi pada output shaft.
  2. Tenaga dari mesin diteruskan ke counter shaft.
  3. Gigi pada counter shaft memutar idler gear.
  4. Idler gear lalu memutar gigi pada output shaft dengan arah berlawanan.
  5. Output shaft berputar ke arah sebaliknya, sehingga roda kendaraan bergerak mundur.

Kesimpulan

Gigi mundur bekerja dengan menambahkan gigi idler di antara poros input dan output, yang membalik arah putaran roda kendaraan. Sistem ini sederhana tapi efektif, meskipun memerlukan kehati-hatian dalam pengoperasiannya. Dengan memahami cara kerja gigi mundur, pengemudi dapat menghindari kesalahan yang dapat merusak transmisi.