Cara Menurunkan Kompresi Motor: 9 Prosedur

Bagaimana cara menurunkan kompresi motor? Dalam dunia otomotif, kompresi adalah salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja dan karakteristik mesin. Namun, ada situasi tertentu di mana mengurangi kompresi motor menjadi perhatian yang relevan. Misalnya, penggunaan bahan bakar dengan oktan rendah atau kebutuhan untuk mengurangi risiko detonasi.

Dalam artikel ini, kita akan membahas setiap metode dengan lebih rinci, termasuk langkah-langkah praktis yang perlu diambil dan pertimbangan yang harus diperhatikan terkait cara menurunkan kompresi motor. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan, dan pemilihan metode yang tepat harus disesuaikan dengan tujuan penggunaan motor dan karakteristik yang diinginkan.

cara menurunkan kompresi motor

Cara Menurunkan Kompresi Motor

Cara menurunkan kompresi motor dapat menjadi langkah yang diambil dalam beberapa situasi tertentu, seperti ketika ingin menggunakan bahan bakar dengan oktan rendah atau mengurangi risiko detonasi. Berikut ini beberapa cara umum untuk menurunkan kompresi pada motor:

1. Mengganti kepala silinder

Salah satu cara paling umum untuk menurunkan kompresi motor adalah dengan mengganti kepala silinder dengan yang memiliki ruang bakar yang lebih besar. Kepala silinder baru ini biasanya memiliki rongga pembakaran yang lebih besar, yang mengurangi tingkat kompresi dalam ruang bakar.

2. Menggunakan head gasket yang lebih tebal

Head gasket (karet kepala silinder) adalah segel yang terletak antara blok silinder dan kepala silinder. Dalam beberapa kasus, mengganti head gasket dengan yang lebih tebal dapat mengurangi volume ruang bakar dan dengan demikian dapat menjadi cara untuk menurunkan kompresi motor.

Baca Juga:  Ukuran Celah Klep Vixion: Spesifikasi Dan Penyetelan

3. Mengganti piston

Penggantian piston dengan yang memiliki diameter lebih besar atau dengan profil kompresi yang berbeda dapat mengubah volume ruang bakar dan mengecilkan kompresi motor. Piston dengan profil domed (cembung) biasanya menghasilkan kompresi yang lebih tinggi, sementara piston dengan profil flat-top atau dish (cekung) cenderung mengurangi kompresi.

4. Mengganti crankshaft

Dalam beberapa kasus, penggantian crankshaft dengan yang memiliki langkah piston yang lebih panjang atau mengubah desain lobus di crankshaft (untuk mesin bensin dengan nok camshaft) dapat mengurangi tekanan kompresi dalam ruang bakar.

5. Porting Polish Saluran bahan bakar

Mengurangi ukuran lubang bahan bakar dapat mengurangi jumlah bahan bakar yang masuk ke ruang bakar, yang pada gilirannya dapat mengurangi tekanan dan kompresi.

6. Ganda Paking / Gasket

Salah satu cara yang murah dan mudah untuk menurunkan rasio kompresi pada motor adalah dengan menggunakan ganda paking kepala silinder. Ini adalah cara yang baik dan terjangkau untuk mengurangi kompresi. Dengan menggunakan gasket rangkap, ruang bakar secara otomatis menjadi lebih longgar dengan penambahan minimal 1,5-2,5mm sesuai ketebalan gasket.

7. Kustom Gasket Tembaga

Mirip dengan menggunakan ganda paking / gasket, cara lain untuk menciptakan rasio kompresi rendah pada motor adalah dengan menggunakan kustom gasket tembaga yang memiliki konsep serupa yaitu meningkatkan ketebalan gasket. Metode ini lebih fleksibel karena kita dapat memesan ketebalan yang diinginkan. Tentu saja, hal ini harus sesuai perhitungan yang matang.

Baca Juga:  Letak Sensor TPS: 6 Lokasi Dan Ulasan

Kustom gasket tembaga melibatkan pembuatan pelat tembaga sesuai dengan bentuk gasket. Biasanya, layanan pemotongan laser untuk melaksanakan metode ini jika gasket mesin sangat jarang atau bahkan tidak tersedia.

8. Coak Piston

Coak piston adalah metode untuk mengurangi ketebalan permukaan piston hingga maksimal 1mm, karena ketebalan permukaan piston biasanya 5-7mm. Dengan menggunakan mesin CNC untuk hasil yang lebih akurat, jika menggunakan mesin bubut manual, piston menjadi tidak seimbang.

Dengan mengurangi bagian atas piston, volume ruang bakar dapat bertambah sehingga mengurangi kompresi.

Cara menurunkan kompresi motor harus dengan hati-hati dan oleh mekanik yang terampil. Perubahan kompresi dapat mempengaruhi kinerja dan efisiensi mesin, sehingga perlu  cermat sebelum mengambil tindakan.