Air Wiper Tidak Keluar: 11 Penyebab Dan Perbaikan

Penyebab Dan Cara Memperbaiki Air Wiper Tidak Keluar – Air wiper atau sistem pencuci kaca merupakan bagian penting dari mobil Anda untuk menjaga visibilitas saat berkendara. Peristiwa ini terjadi saat cuaca buruk. Terkadang air wiper tidak keluar ketika dinyalakan, yang dapat menyebabkan masalah saat mengemudi.

Beberapa kemungkinan penyebab air wiper tidak keluar, termasuk level air wiper yang rendah, nozel air wiper yang tersumbat, saluran air wiper yang bocor, pompa air wiper yang rusak, kabel listrik atau saklar yang rusak, atau fusible link yang terbakar. Periksa semua bagian ini dan ganti yang rusak jika perlu.

Jika Anda tidak yakin tentang apa yang harus dilakukan, atau jika masalahnya lebih rumit daripada yang terlihat. Sebaiknya minta bantuan mekanik profesional untuk memeriksa dan memperbaiki masalah tersebut. Dengan melakukan perawatan dan perbaikan secara teratur, Anda dapat memastikan sistem pencuci kaca berfungsi dengan baik dan membantu meningkatkan keamanan berkendara Anda.

air wiper tidak keluar

Air Wiper Tidak Keluar

Jika air wiper pada mobil Anda tidak keluar saat dinyalakan, kemungkinan ada beberapa masalah yang perlu diperiksa. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab air wiper tidak keluar:

1. Level air wiper yang rendah

Jika level air wiper pada tangki cairan pencuci kaca terlalu rendah tidak akan ada cairan yang keluar ketika dinyalakan. Pastikan untuk selalu memeriksa level air wiper secara berkala dan menambahkan air wiper jika diperlukan.

2. Nozel air wiper tersumbat

Nozel air wiper dapat tersumbat oleh kotoran atau kerak. Hal ini akan menghalangi aliran cairan pencuci kaca. Membersihkan nozel dengan jarum atau tusuk gigi dapat membuka saluran yang tersumbat dan memungkinkan cairan keluar.

3. Saluran air wiper bocor

Saluran air wiper bocor dapat membuat cairan pencuci kaca akan bocor sebelum mencapai nozel. Hal ini dapat menyebabkan air tidak akan keluar ketika dinyalakan. Periksa seluruh saluran air wiper dan perbaiki atau ganti bagian yang rusak.

4. Pompa air wiper rusak

Pompa air wiper bertanggung jawab untuk memompa cairan pencuci kaca dari tangki ke saluran. Komponen pompa rusak, maka cairan tidak akan keluar ketika dinyalakan. Periksa pompa dan ganti jika perlu.

5. Kabel listrik atau saklar rusak

Kabel listrik atau saklar yang mengontrol air wiper dapat rusak atau kendor. Akibatnya tidak dapat mengaktifkan pompa air wiper. Periksa kabel dan saklar, dan ganti bagian yang rusak jika perlu.

6. Fusible link terbakar

Fusible link adalah komponen penting dalam sistem kelistrikan mobil yang melindungi sistem dari arus berlebih. Jika fusible link terbakar maka sistem air wiper tidak akan berfungsi dengan baik. Periksa fusible link dan ganti jika perlu.

7. Saringan pompa air wiper tersumbat

Saringan pada pompa air wiper dapat tersumbat oleh kotoran atau kerak, yang menghalangi aliran cairan pencuci kaca dan membuat air wiper tidak keluar. Periksa saringan pompa air wiper dan bersihkan atau ganti jika perlu.

8. Bocornya tangki air wiper

Jika tangki air wiper bocor, maka level air wiper akan terus menurun, dan akhirnya tidak ada cairan yang tersisa di tangki. Peristiwa ini menyebabkan air wiper tidak keluar. Periksa tangki air wiper dan perbaiki atau ganti jika perlu.

9. Motor air wiper rusak

Motor air wiper adalah bagian dari mekanisme air wiper yang bertanggung jawab untuk menggerakkan lengan air wiper ke depan dan ke belakang pada kaca depan mobil. Jika motor rusak, maka lengan air wiper tidak akan bergerak, dan cairan pencuci kaca tidak akan mencapai kaca depan. Periksa motor air wiper dan ganti jika perlu.

10. Saklar yang rusak

Saklar yang mengontrol air wiper dapat rusak, sehingga tidak dapat mengaktifkan pompa air wiper. Periksa saklar dan ganti jika perlu.

11. Kondisi cuaca ekstrem

Terakhir, kondisi cuaca ekstrem seperti suhu di bawah nol derajat Celsius dapat menyebabkan cairan pencuci kaca membeku di dalam sistem. Untuk mengatasi hal ini dengan mengganti cairan pencuci kaca dengan formula yang lebih tahan beku atau dengan menjaga mobil di garasi hangat di malam hari.

Memeriksa dan memperbaiki masalah air wiper secara mandiri. Tentunya harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup, namun jika Anda tidak yakin, sebaiknya minta bantuan mekanik profesional untuk mendiagnosis dan memperbaiki masalah tersebut. Hal ini akan membantu menghindari risiko kerusakan atau kecelakaan yang lebih serius.

Cara Memperbaiki Air Wiper Tidak Keluar

Cara memperbaiki masalah air wiper yang tidak keluar tergantung pada penyebab masalah tersebut. Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki masalah air wiper yang tidak keluar:

  1. Periksa level air pencuci. Memastikan level air pencuci didalam tangki masih mencukupi. Melakukan pengisian level air pencuci rendah dengan cairan pencuci kaca.
  2. Memeriksa selang air pencuci. Pastikan bahwa selang air pencuci tidak tersumbat atau rusak. Jika selang air pencuci tersumbat, bersihkan selang dengan air tekan atau dengan memasukkan kawat ke dalam selang untuk membersihkannya. Jika selang rusak, gantilah dengan selang baru.
  3. Periksa pompa air pencuci. Pastikan bahwa pompa air pencuci berfungsi dengan baik. Pompa air pencuci dengan meminta seseorang menyalakan air wiper dan mendengarkan suara pompa. Jika pompa tidak berfungsi, gantilah dengan pompa baru.
  4. Periksa saklar air wiper. Pastikan bahwa saklar air wiper berfungsi dengan baik. Pemeriksaan  koneksi  saklar menggunakan multimeter. Jika saklar tidak berfungsi, gantilah dengan saklar yang baru.
  5. Mengecek motor air wiper. Pastikan bahwa motor air wiper berfungsi dengan baik. Pemeriksaan koneksi menggunakan multimeter. Jika motor tidak berfungsi, gantilah dengan motor yang baru.
  6. Pengecekan saringan pompa air pencuci. Saringan pada pompa air pencuci dapat tersumbat oleh kotoran atau kerak. Hal ini dapat menghalangi aliran air pencuci. Bersihkan atau ganti saringan jika perlu.
  7. Periksa kondisi cuaca. Cairan pencuci kaca membeku di dalam selang saat dingin. Melakukan penggantian cairan pencuci kaca dengan formula yang tahan beku atau jaga mobil di garasi yang hangat.

Jika Anda telah mencoba semua cara tersebut. Namun masalah masih berlanjut. Hal terbaik adalah bawa mobil Anda ke bengkel atau mekanik yang terpercaya untuk diperiksa dan diperbaiki.